Sabtu, 24 November 2012

PERANAN IPA DAN TEKNOLOGI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA


1. Dampak Terhadap Kebutuhan Pokok Manusia
a. Pangan (Makanan)
Dampak yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan alam dan teknologi ada yang positif dan juga ada yang negatif.
Dampak positif dari bidang pangan  di antaranya adalah:
1. Ditemukannya bibit unggul yang dalam waktu singkat produksinya dapat berlipat ganda.
2. Digunakannya mekanisasi pertanian untuk memungut hasil produksi yang lebih besar bila dibanding dengan menggunakan tenaga manusia.
3. Diterapkannya cara pemupukan yang tepat serta digunakannya bakteri yang sanggup memperkuat akar tanaman dengan mengambil zat hara yang lebih baik sehingga produksi bertambah banyak.
 4. Digunakannya bioteknologi untuk merangsang tumbuhnya daun, bunga, atau buah.
Dampak negatifnya, antara lain:
pemakaian pestisida yang tidak saja dapat memberantas hama tanaman, tetapi juga dapat membunuh  hewan ternak, dapat meracuni hasil panen, dan bahkan meracuni manusia sendiri.
b. Sandang (Pakaian)
Dampak positif, antara lain:
1. Menolong manusia dalam pengadaan sandang dengan adanya mesin tekstil sehingga mempercepat proses pembuatan pakaian.
2. Telah ditemukannya serat sintesis, baik yang membuat dari pokok-pokok kayu yang diproses secara kimiawi menjadi benang (rayon) maupun dari bahan galian seperti hasil sulingan batubara dan minyak bumi yang dapat diproses menjadi serat-serat sintesis, seperti poliester.
3. Dengan serat sintesis pembuatan tekstil  dapat dilakukan secara besar-besaran dalam waktu yang singkat.
Dampak negatif, antara lain:
1. Bahan-bahan yang berupa polimer sintesis (plastik), jika menjadi sampah tidak dapat dihancurkan oleh bakteri-bakteri pembusuk.
2. Sampah plastik jika dibakar akan menyebabkan menipisnya ozon, tetapi jika tidak dibakar dapat mencemarkan tanah sehingga mengurangi kesuburan tanah.
c. Papan (tempat tinggal)
Dampak positifnya, antara lain:
Dengan menerapkan teknologi maju, manusia mampu membangun rumah dan gedung-gedung pencakar langit. Orang tidak lagi menggunakan tangga, tetapi cukup dengan menekan tombol dan dalam beberapa detik saja sudah sampai di lantai yang dituju.
Dampak negatifnya, antara lain:
1. Dengan peralatan modern, dengan mudah mengeksploitasi hasil hutan untuk keperluan papan, mengakibatkan hutan gundul dan akhirnya menyengsarakan manusia sendiri.
2. Dengan diterapkannya teknologi modern, tenaga manusia banyak yang tidak terpakai lagi sehingga banyak terjadi pengangguran (Mawardi, 2007 : 115-116)
2. Dampak Terhadap Sumber Daya Alam
a. Minyak Bumi
Pada masa sekarang ini minyak bumi masih merupakan sumber daya alam yang paling utama dalam memenuhi kebutuhan energi dunia. Semua mesin kendaraan, seperti mobil, truk, kereta api, kapal laut, kapal terbang dan mesin di pabrik menggunakan minyak bumi sebagai bahan bakarnya. Namun, kita juga sadar bahwa minyak bumi merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Minyak bumi berasal dari fosil yang terbentuk secara alami dalam proses jutaan tahun lamanya.Hasil pembakaran minyak bumi berupa gas-gas oksida, antara lain karbondioksida dan karbonmonoksida. Karbondioksida berguna untuk fotosintesis sedangkan karbonmonoksida sangat beracun. Gas CO ini dapat meracuni sel-sel darah merah sehingga sel-sel itu tidak mampu berfungsi lagi sebagai pengangkut oksigen dalam jaringan tubuh. Jelaga sebagai sisa gas yang halus misalnya pada mesin diesel atau mesin premium yang sudah kurang baik atau sudah tua akan dapat membuat orang sesak napas. Namun yang sangat berbahaya adalah gas-gas yang mengandung Pb (timah hitam) atau Hg (air raksa) yang semuanya ini merupakan campuran premium agar mudah terbakar. Keracunan gas-gas tersebut di atas sukar diobati karena logam-logam tersebut mengendap dalam jaringan tubuh kita. Unsur-unsur lain yang juga sangat berbahaya sebagai hasil atau bawaan dari fosil itu sendiri antara lain adalah arsen dan belerang. Penggalian minyak bumi mengakibatkan polusi pada daerah sekitarnya, karena tumpahan minyak dapat merusak tumbuhan dan hewan yang hidup di daerah itu, dan tentu saja juga berdampak merugikan bagi manusia. (Maskoeri Jasin, 1999 : 204).
b. Batubara
Penambangan batubara menimbulkan dampak negatif berupa cacing tambang  yang mungkin menimpa manusia penambang. Selain itu karena dalam tambang itu sangat terbatas, sebaliknya gas-gas bumi yang menyesakkan napas justru berlimpah. Pengangkutan batubara dari satu tempat lain juga mengganggu lingkungan akibat adanya tumpahan batubara yang dapat mencemari lingkungan. Seperti halnya minyak bumi, batubara pun tergolong  sumber daya  alam yang tidak dapat diperbaharui. Namun adanya kemajuan teknologi menyebabkan bahan tersebut dapat didaur ulang. (Mawardi, 2007 : 119).
c. Air
Air merupakan sumberdaya alam yang dapat diperbaharui, artinya setelah dipakai dapat dibersihkan kembali, tapi pembersihan itu tidak selalu sempurna, sehingga lama kelamaan air bersih yang kita perlukan makin hari makin menurun kuantitas dan kualitasnya.
d. Hutan dan Hewan
Hutan dan hewan atau ternak merupakan sumberdaya  alam yang dapat diperbaharui, tetapi teknologi modern dapat mengakibatkan sumberdaya alam tersebut menjadi tidak lagi dapat diperbaharui. Misalnya:- penebangan hutan yang semena-mena menyebabkan tanah gundul dan erosi.- penangkapan ikan memakai pukat harimau mengancam kelangsungan hidup ikan.
e. Tanah
Tanah merupakan sumberdaya alam yang dapat diperbaharui, namun bila pemakaiannya melampaui batas tanah akan menjadi rusak, atau sebaliknya tanah dibiarkan dalam keadan kosong dan terkena erosi yang terus-menerus hingga kesuburannya hilang.
3. Dampak Terhadap Sumber Daya Manusia
Dampak positif antara lain :
a. Perkembangan Iptek dapat membuka banyak lapangan pekerjaan baru, di mana sumberdaya  manusia dapat berperan, baik tenaga maupun pikiran.
b. Perkembangan Iptek dapat mendorong manusia untuk mendayagunakan sumberdaya alam secara lebih efektif dan efisien. Manusia dapat mengubah sistem transportasi dan komunikasi sehingga memudahkan semua kegiatan.
c. Perkembangan Iptek dapat meningkatkan kualitas SDM (keterampilan dan kecerdasan manusia), karena membuka kemungkinan tersedianya sarana dan prasarana penunjang kegiatan ilmiah. Selain itu, juga terbuka kemungkinan meningkatkan kemakmuran dan peningkatan intelegensi manusia.
Dampak negatifnya antara lain:
a. Semakin meningkatnya pengangguran karena pekerjaan yang semula dikerjakan manusia, diganti oleh mesin.
b. Karena teknologi mengamankan hidup manusia, tanpa disadari lambat laun dapat mematikan imajinasi dan perasaan serta kejiwaan manusia. (Mawardi, 2007 : 120).
4. Dampak Terhadap Komunikasi dan Transportasi
a. Komunikasi
Dampak positifnya antara lain:
1)  Dengan teknologi modern, manusia dapat menciptakan telegram (pertengahan abad ke-20), yang dapat dipakai untuk menyampaikan pesan sampai ribuan kilometer dalam waktu beberapa menit saja.
2) Dengan  teknologi modern, manusia dapat menciptakan telepon (oleh Bell tahun 1876) sehingga orang dapat berkomunikasi langsung.
3) Ditemukannya pesawat radio (oleh Marconi 1896), untuk mengirim dan menerima berita tanpa melalui kawat penghubung seperti pada telepon dan telegram.
4) Ditemukannya televisi yang dapat mengirim suara dan gambar hidup kepada para pemirsa dalam jarak ratusan kilometer dari objek yang disaksikan.
5) Ditemukannya alat komunikasi terbaru, yaitu satelit yang dikombinasikan dengan radio dan televisi, sehingga orang dapat melihat wajah lawan bicara walaupun keduanya berada di belahan bumi yang berbeda.
Dampak negatifnya adalah jika kemajuan Iptek dikendalikan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, timbul kehancuran di muka bumi ini misalnya dengan satelit orang dapat mengetahui adanya pabrik senjata, ada reaktor atom di dalam perut bumi, cadangan minyak, uranium, dan sebagainya, niat jahat untuk menguasai semua itu akan terjadi rebutan yang pada akhirnya menimbulkan perselisihan (Mawardi, 2007 : 121)
b. Transportasi 
Dampak positifnya adalah dengan diterapkannya ilmu pengetahuan dan teknologi modern, orang dapat membuat sarana transportasi, misalnya sepeda motor, mobil, bus, kereta api, kapal laut, pesawat terbang, dan lain-lain. Sarana transportasi tersebut sangat efektif dan efisien daripada memakai alat transportasi pada zaman dahulu, misalnya kereta kuda atau kapal layar.
Dampak negatifnya antara lain:
1. Timbulnya pencemaran suara (kebisingan) dan pencemaran udara. Hal tersebut dapat diakibatkan dari konstruksi alatnya maupun ulah orang-orang yang kurang bertanggung jawab dalam menggunakannya.
2. Sarana transportasi yang menggunakan bahan bakar minyak bumi, jika terjadi pembakaran yang tidak sempurna, dapat mengeluarkan gas CO (monoksida) dan gas SO2 (Sulfurdioksida) jika bahan bakar tersebut belum dibebaskan dari sulfur. Di dalam premium, untuk menaikkan nilai kotana, bahan bakar tersebut ditambahkan Tetra Etilead (TEL), senyawa ini pada proses pembakarannya melepaskan partikel-partikel Pb dan gas SO2 yang dapat menyebabkan iritasi pada mata, kulit, saluran pernafasan serta paru-paru.
3. Dengan perkembangan teknologi, perubahan alam menjadi tidak estetis, misalnya asap kendaraan bermotor yang bercampur dengan debu akan membentuk oksidasi nitrogen di udara sehingga terbentuk awan kecoklatan. Hal ini sangat mengganggu kita waktu menikmati keindahan alam. Adanya kapal pengangkutan minyak yang bocor atau meledak di lautan dapat mengganggu pemandangan keindahan taman laut.
4. Pencemaran suara dan pencemaran udara dapat mengganggu psikologis maupun fisiologis manusia. Bunyi keras dapat merusak pendengaran dan mengakibatkan tuli.
5. Berkurangnya lahan-lahan pertanian yang produktif karena dipakai untuk menampung kebutuhan akan jasa transportasi, seperti terminal, landasan kapal terbang, atau parkir kendaraan.   (Mawardi, 2007 : 122)
5. Dampak Terhadap Peningkatan Kesehatan
a. Dampak Positif dalam Upaya Manusia Memberantas Penyakit Menular
Dampak positifnya antara lain:
1. Perkembangan Iptek dapat meningkatkan ilmu dan fasilitas di bidang kedokteran.
- Untuk memusatkan perhatian terhadap masalah organ hidup, berkembanglah cabang-cabang ilmu pengobatan, misalnya internal medicine (ilmu penyakit dalam), surgeri (ilmu bedah), genekologi (ilmu bidang kandungan), obstetri (ilmu kesehatan anak), dermatologi (ilmu kesehatan kulit), dan lain-lain.
- Ditemukannya alat-alat diagnosis yang memadai, sepeti sinar X ( melihat keadaan tubuh manusia), elektrokadiograf (mendiagnosis ketidakteraturan kerja hati), elektroencepkalegrap (untuk mencatat gerakan atau alur dari otak), dan basal metabolisme (mengukur kecepatan pembakaran makanan dan lemak di dalam tubuh).
- Pelayanan baru sebagai hasil kemajuan Iptek di bidang kesehatan, antara lain: pencangkokan jantung, pencucian darah, penggantian kornea mata, pemasangan alat pacu jantung, penggunaan alat elektronik bagi penderitan gangguan pendengaran, pelayanan dengan bayi tabung, kontrasepsi, dan sebagainya.
2. Perkembangan Iptek dapat meningkatkan teknologi obat-obatan.
- Ditemukannya zat insulin untuk pengobatan diabetes pada tahun 1920 oleh Frederick Grand Banting, kemudian diperkuat oleh Charles Herbert (1921).
- Pada abad ke-20 juga berkembang penelitian pengobatan melalui transfusi darah, penyimpanan darah dan pemecahan darah menjadi bagian darah yang sangat diperlukan seperti plasma darah dan albumine.
- Teknologi obat-obatan dipelopori oleh Dr. Morris Fishbein, yang membandingkan  hasil penemuan senyawa-snyawa yang berkhasiat obat, sekitar tahun 1910  ditemukannya eter, morphine, vaksin diptheria, iodine, alkohol, merkuri dan sebagainya. Sekitar tahun 1945 antara lain ditemukannya sulfa, penisilin, dan antibiotika yang lain, plasma darah, obat anti malaria, vitamin, dan lain-lain.
3. Perkembangan Iptek dapat memberantas penyakit menular
Perkembangan  iptek menyebabkan keberhasilan ilmu kedokteran dalam mengikuti tingkah laku dinamika gelombang epidemi, sehingga mampu mengadakan usaha pencegahan dan pemberantasan penyakit menular. Usaha pencegahan suatu penyakit antara lain:
- Mengusahakan pengolahan air untuk mendapatkan air bersih bagi  masyarakat.
- Menjaga kebersihan lingkungan misalnya dengan mencegah adanya genangan air di lingkungan pemukiman.
- Mengadakan imunisasi terhadap penyakit menular.
- Melalui medis hasil teknologi maju, diberikan penjelasan mengenai penyebab, akibat, dan cara mencegah penyakit menular untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengetahuan mengenai penyakit menular dan bagaimana agar terhindar dari penyakit tersebut. ( Mawardi, 2007 : 126)
b. Dampak Negatif Secara Tidak Langsung Membantu Timbulnya Penyakit Tertentu
Penyakit tersebut antara lain:
- Penyakit yang dianggap berasal dari perkembangan Iptek antara lain adalah penyakit kanker, disebabkan oleh pencemaran udara dan penggunaan zat-zat kimia seperti bahan untuk baju, penggunaan senyawa arsen pada pestisida, dan lain-lain.
- Pengobatan dengan sinar x yang tidak tepat justru dapat mengaktifkan pertumbuhan jaringan di sekitar organ tubuh yang dekat ke sinar x, menyebabkan penyakit kanker pada bagian tersebut.
- Penyakit asbestos yang diderita para karyawan pabrik asbes diduga disebabkan banyaknya debu yang mengandung oksida silikon yang beterbangan.
- Timbulnya penyakit teralogi (kelainan bentuk), disebabkan oleh pngaruh obat penenang (thalidomid)  yang diminum wanita hamil sehingga anak yang lahir menderita kelainan bentuk pada tubuhnya.
- Penyakit yang timbul karena keadaan kesibukan atau kekhawatiran ketika bekerja juga sangat erat berhubungan dengan teknologi, misalnya penyakit tekanan darah tinggi, jantung, ginjal, liver, dan lain-lain.
- Di negara-negara brkembang, penyakit menular masih merupakan musuh besar, sedangkan di negara maju penyakit yang menyerang sebenarnya berasal dari dalam tubuh manusia sendiri akibat kesalahan gaya hidup misalnya penyakit jantung, hipertensi, kanker, stess dan AIDS. ( Mawadi, 2007 : 127)
6. Dampak Terhadap Pencapaian Kemakmuran
a. Dampak Positif dalam Upaya Pemenuhan Kebutuhan Manusia
Dampak positif tersebut antara lain:
1. Perkembangan Iptek mendatangkan kemakmuran materi
Adanya perkembangan Iptek melahirkan cabang ilmu pengetahuan baru, antara   lain:
a. Teknik modern yang terdiri atas teknik penerbangan, teknik kimia, teknik sipil, teknik nuklir, teknik listrik dan mekanik.
b. Teknologi hutan
c. Teknologi gudang
d. Metalurgi yaitu penerapan ilmu fisika dan kimia.
e. Teknologi  transportasi, dan lain-lain.
2. Perkembangan Iptek dapat mendatangkan kemudahan hidup.
a. Dengan teknik modern, orang dapat mengendalikan aliran air sungai, dengan membuat bendungan, saluran primer dan saluran  sekunder,  yang dapat dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik sehingga masyarakat mendapatkan kemudahan memperoleh enegi.
b. Dengan  teknik modern telah dapat berbagai alat yang dapat meringankan pekerjaan seseorang, misalnya kalkulator, mesin cuci, kompor gas, listrik, kulkas dan alat elektronika rumah tangga yang lain dapat mempermudah ibu rumah tangga menyelesaikan pekerjaan.
c. Dengan teknik modern, dapat dibuat berbagai media pendidikan seperti OHP, slide, film strip, TV, tape recorder dan lainnya yang dapat mempermudah pekerjaan  pendidik.
d. Dengan teknik modern dapat dibuat bermacam-macam alat transportasi dan komunikasi.
b. Dampak Negatif yang Menyulitkan Pengendalian Diri
Dampak negatifnya antara lain:
1. Penerapan teknik nuklir yang dikembangkan oleh negara adikuasa untuk membuat senjata mutakhir telah menimbulkan kegelisahan umat manusia karena dapat mengancam perdamaian dunia jika di antara negara tersebut tidak mampu mengendalikan diri.
2. Hubungan yang tidak serasi antara sistem produksi, sistem ekoomi dan sistem ekologi. Akibat dari pemakaian dan pemborosan sumberdaya alam secara berlebihan dan di sisi lain kurang memanfaatkan sumberdaya manusia yang melimpah.
3. Saling curiga antara kelompok (negara) yang mengakibatkan  masing-masing negara saling mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan yang buruk. Di antara mereka saling berlomba untuk membuat senjata mutakhir. Akibatnya, banyak tercipta beragam senjata pemusnah yang dapat mengancam peradaban manusia sendiri. 
4. Masalah lain yang timbul akibat perkembangan Iptek antara lain masalah kesempatan kerja yang semakin berkurang, sedangkan angkatan kerja semakin bertambah, masalah kesulitan pengembangan industri sehubungan dengan pertambahan  angkatan kerja tersebut, masalah penyediaan bahan-bahan dasar seperti kayu, mineral, bahan bakar dan bahan lain sebagai sumber energi yang bila penggunaannya berlebihan dikhawatirkan akan merugikan generasi yang akan datang. (Mawardi, 2007 : 132)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar